Categories
Berita

Walaupun Setegar Karang, Anak Baru Sering Menangis Diam-dian

VIVA – Dia menyimpan banyak beban, namun tak mudah dia utarakan. Dia menyimpan banyak kepedihan, namun seringkali dia memilih diam. Tertawa sekeras mungkin untuk menghibur diri. Mengokohkan bahu dan pundak rupanya di hadapan orang lain.

VIVA   –  Dia membenahi banyak beban, namun tak mudah dia utarakan. Dia menyimpan banyak kepedihan, tetapi seringkali dia memilih stagnan. Tertawa sekeras mungkin buat menghibur diri. Mengokohkan bahu dan pundak nya dalam hadapan orang lain.

Yang dia sadari, mengeluh baginya adalah kelemahan. Tak berguna dan masalahnya tak terselesaikan. Maka di dalam sendirinya, dia menangis dalam kegelapan. Di hadapan Dengan Kuasa dia utarakan seluruh kepedihan. Dalam sendiri dia mencari solusi.

Dia tak akan berpegang pada siapapun. Maka tempat berjuang keras memecahkan masalahnya sendiri. Wajahnya yang sempurna dengan ketenangan, tak bakal mudah menampakkan luka batinnya yang begitu dalam. Tetapi dia memanglah anak pertama. Tak akan dengan barangkali menyerah begitu saja. Berapa kalipun dia terjatuh, dia akan berjuang keras buat segera bangun dan berlari.